Suatu pagi ketika saya merasa sudah saatnya saya memeriksakan diri ke dokter kandungan, meskipun suami menginginkan ditunda seminggu, saya memaksakan untuk tetap berangkat hari itu, ditemani suami yang datang sesaat sebelum saya masuk ke ruang praktek dokter, masih terbayang jelas suatu pagi di hari Jumat, Ketika sang dokter dengan paras cantiknya berkata, positif mba, tapi tes laborat dulu yah, sungguh terhingga rasa bahagia di hati..... dengan menggenggam hasil laborat yang menuliskan POSITIF dengan huruf kapital dan tebal.
Sungguh tak terkatakan lagi, rasa bahagia dalam hati, Alhamdulillah, Alhamdulillah, terus terucap dari mulut, sampai sampai sampai saya mendapat ucapan selamat dari para staff lab, perawat dan sang dokter. Hingga seseorang berkata, anak pertama mba? selamat!
Bukan, ketiga jawab saya tersenyum.
Rasanya sangat berbahagia, kenapa?? karena saya sangat bersyukur untuk kedua putra kami, Asy-Syauqi Wahyuaji dan Ats-Tsaqib Wahyuaji, mereka adalah mentari pagi yang selalu menghangatkan hari-hari kami, Alhamdulillah ya Rabb betapa kami bersyukur untuk anak-anak Yang Shalih (Insya Alloh) membahagiakan pandangan mata kami, dan ketika kami sudah sangat bahagia, ternyata Alloh SWT Sang Maha Pengasih, memberi kami lebih, bukankah seharusnya kami bersyukur, sangat bersyukur ketika amanah kami bertambah, bukankah artinya kami mampu?
Karena kami yakin Sang Maha mengetahui tahu sampai batas mana kemampuan kami.
Maka Alhamdulillah, terima kasih ya Alloh, untuk memberi kami lebih, semoga kedepan kamipun menjadi lebih baik lagi.
sebuah senja di Jumat yang lain
teruntuk engkau yang telah berdetak dalam rahimku Anugrah indah dari AR-Rahim
love you
Umi
No comments:
Post a Comment