Pages

Thursday, September 19, 2013

Kegiatan di rumah kami

Sebenarnya, Homeschooling di rumah kami tentu saja sudah berlangsung sejak lama, karena belajar khan kapan saja, namun karena tahun ini "seharusnya" syauqi masuk sekolah formal atau Sekolah Dasar (SD, Primary, Elementary, Y1, you name it)

Konsep dasarnya tentu saja, Al Qur'an dan Al-Hadits, kurikulum terbaik yang ada di muka bumi ini, berusaha selalu mengembalikan pada Sang Pemilik Segalanya.... saya banyak melirik blognya mbak lina yang sudah menterjemahkannya dalam bentuk yang baik, sangat baik.

Buat kami syauqi sudah mau tidur terpisah diusia 6 tahun sesuai yang di sunahkan, sudah merupakan pencapaian yang luar biasa, Sholat 5 waktu, mau mengaji dan menghapal Qur'an sedikit demi sedikit, belajar adab sesuai yang dicontohkan oleh Manusia terbaik Rasululloh SAW, satu per satu, setapak demi setapak sedikit demi sedikit, itu saja sudah cukup buat kami, setidaknya saat ini, syauqi yang tidak merasa berat untuk sholat wajib berjamaah sudah merupakan pencapaian yang luar biasa menurut kami. Alhamdulillah

Maka Kegiatan dirumah kami pun tak banyak ragam, memastikan syauqi dan tsaqib siap disetiap waktu sholat, berjamaah bersama abi di masjid, atau bersama umi dirumah, Belajar IQRO dan menghapal surat dari Juz 30.

Pembagian waktunya umumnya;

  • anak-anak bangun tidur, sholat subuh 
  • olah raga ringan di sekitar rumah
  • Sarapan Buah dan makanan yang relatif ringan (sereal, sandwich, atau yang sejenis)
  • Olah raga diluar rumah, ke taman (play ground) atau ke kolam yang ada jalan setapak yang biasa kami jadikan jogging track, syauqi tiap pagi wajib lari sudah ada targetnya berapa putaran setiap harinya, disesuaikan tempatnya, tsaqib sey mengikuti saja. masih semaunya.
  • Pulang makan pagi (kadang mandi sebelum lari, atau sesudah lari)
  • Selanjutnya free time, ada kalanya mengerjakan worksheet, melukis, membuat hasta karya, saya membuat jadwal dan menyiapkan materi biasanya malam sebelumnya, hanya untuk berjaga-jaga kalau-kalau kami tidak memnemukan kegiatan yang menarik, prakteknya, bahan yang saya siapkan bisa tergeletak berhari-hari biasanya jalan-jalan dan lari pagi memberikan ide yang cukup untuk anak-anak. Di Hari les, free time ini diisi dengan les renang selasa dan kamis.
  • Selesai free time, biasanya mendekati waktu makan siang, saya memasak makan siang biasanya di pagi hari jadi siang hanya menghangatkan kalau perlu dan menyiapkan meja makan saja, syauqi biasanya yang menyiapkan meja makan.
  • kalau waktunya tidak terlalu mepet kadang kami makan siang sebelum adzan dzuhur, kadang setelah sholat berjamaah di masjid atau di rumah, tergantung apakah abi pulang makan siang atau tidak, karena syauqi dan tsaqib ke masjid bersama abi.
  • Setelah itu waktunya istirahat, tidur siang untuk tsaqib, syauqi sendiri sudah jarang tidur siang, tapi saya mewajibkan syauqi untuk istirahat, meskipun tidak tidur.
  • Kalau anak-anak tidur, biasanya saya menyiapkan keperluan makan malam, atau kalau syauqi tidak tidur ini jadi waktu reading time karena biasanya jam segitu suasan sangat lengang (komplek kami selalu lengang sebenarnya, tapi di jam sesudah makan siang jadi jauuuh lebing lengan mungkin karena panas, dan banyak orang tidur siang). di hari les maka sesudah waktu istirahat akan ada les robotic Selasa dan kamis jam 3 sore untuk syauqi, tsaqib hari selasa saja, tapi kamis ikut menemasi mas-nya les. dan Jumat untuk les piano jam 4 sore.
  • Syauqi mengikuti 3 les, Robotic , renang, dan piano. tsaqib 1, robotic saja, waktunya saya atur sehingga ada di free time pagi dan sore, sehingga tidak menggeser kegiatan wajib, dan saya padatkan hanya di 3 hari saja, selasa, kamis dan Jumat.
  • Setelah istirahat, atau setelah pulang les apabila belum terlalu sore, apabila abi pulang cepat, atau saya sudah menyiapkan makan malam, maka anak-anak akan keluar ke taman, atau lapangan (ada lap bola, basket dan tennis di dalam komplek) apabila bersama abinya berarti saya menyiapkan makan malam.
  • Selanjutnya sholat Maghrib berjamaah, mengaji Iqro, menghapal, kadang makan malam, kadang setelah berjamaah Isya baru makan malam, apabila belum mengantuk anak-anak bermain Wii, atau games di laptop atau Ipad, sesudah itu tidur. 
Oya seminggu sekali kami menyempatkan ke perpustakaan, baik perpustakaan dalam komplek maupun diluar, pada hari selasa atau jumat, saya memang sengaja menyiapkan senin dan rabu untuk hari yang "kosong" untuk menampung kegiatan kegiatan tak terjadwal.

Jadwal dirumah kami sangat fleksibel, tergantung bangunnya anak-anak, dan apabila tidak ada kegiatan yang Force majeure seperti menemani abi keluar kota, main kerumah teman, ikut umi arisan, atau acara-acara mendadak lainnya. Untuk wekend biasanya kami berkegiatan diluar, bulan ini kami mengkhususkan ke bangunan bersejarah, sebenernya awalnya ke masjid-masjid tua yang ada di kota kami, lama-lama merambah ke museum dan peninggalan bersejarah lainnya, termasuk menyusuri jalan Daendels atau Jalan Raya Pos.

Setahun dua kali kami menganggaran untuk field trip yang agak jauh dan lumayan lama, satu atau dua bulan sekali mengunjungi kakek nenek, (Alhamdulillah kediaman orang tua saya dan suami bida ditempuh dalam waktu kurang dari 2 jam jadi bisa sekali jalan)

Meskipun demikian, tetap saja banyak pertanyaan bermunculan, kurikulum apa yang dipakai (teteup) sebenarnya saya sangat tertarik pada konsep pendidikan Charlotte Mason meskipun tentu saja harus di adjust sana-sini untuk disesuaikan dengan kebutuhan keluarga kami, namun saya sangat jatuh cinta pada Ide-Ide besarnya. Caranya menghargai anak-anak sebagai individu yang utuh. bagaimana menanamkan Ide-ide besar, bagaimana cara membangun kebiasaan yang baik, saya banyak menerapkannya, termasuk mengkoleksi buku-buku karya terbaik khusus untuk ini akan saya bahas sendiri, bagaimana saya kemudian jadi over budget membeli buku, uupsss my bad hehehehehe :D

Demikianlah seklumit kegiatan dirumah kami, semoga Alloh memudahkan segala ikhtiar kami. aamiin.

Uuppss sepertinya saya lupa meneyelipkan sosialisasi dalam daftar kegiatan kami :D

No comments:

Post a Comment